Kota + Internet

Tulisan ini telah dipaparkan dalam bentuk Presentasi Kota+internet pada Kuliah Tamu Inovasi Produk Tata-Ruang di PWK ITS, 11 Mei 2012

Internet telah merubah cara kita berkomunikasi dengan sangat signifikan. Banyak orang yang sudah lebih sering membaca artikel internet daripada media cetak seperti majalah, koran, dll. Bagi sebagian orang pula, lebih banyak jam digunakan untuk melihat youtube dari pada TV. Fakta seperti ini pun seharusnya sudah bisa menunjukkan bahwa internet pun dapat merubah cara kita merencanakan dan mengelola tempat kita tinggal, mulai dari desa, kota, provinsi, hingga negara. Karena harus diakui, bahwa perencaanaan dan pengelolaan sangat terkait dengan tukar-menukar informasi.

Selama ini dalam pengelolaan kota di Indonesia atau Bandung khususnya, banyak kesan kurang tanggap atau kesan bahwa masalah dibiarkan berlarut-larut tidak diselesaikan dengan benar. Kesan tersebut menunjukkan kurangnya kemampuan belajar untuk menyelesaikan masalah bagi pihak pengelola kota itu sendiri yang dalam hal ini adalah Pemerintahan Lokal. Mungkin saja hal ini disebabkan oleh media yang digunakannya, yaitu berupa dokumen perencanaan yang begitu tebalnya sehingga sukar dipelajari.

Bayangkan jika tiap pemerintahan lokal kelurahan, kecamatan, hingga kota dan kabupaten dapat mengelola dengan baik, maka seluruh provinsi dan akhirnya negara secara keseluruhan menjadi baik.

Bagaimanakah suatu pengelolaan kota/tempat dinilai baik?

Tentunya, pihak yang paling berhak untuk menilai baik atau tidak adalah penduduk dan masyarakat yang tinggal di lokasi tersebut. Penduduk berposisi layaknya tim penguji yang berhak mengkomplain semua kekurangan yang mereka temui, seperti sampah, jalan rusak, lampu lalu-lintas yang kacau, kemacetan, banjir, keamanan, kemiskinan, kesehatan, dan sebagainya.

Pemerintah lokal bertugas untuk menampung, mempelajari, dan menindaklanjuti berbagai komplain yang disampaikan oleh publik tersebut. Untuk itu, pemerintahan lokal butuh media yang agak unik. Media tersebut harus memudahkan pemerintah lokal untuk menampung komplain masyarakat dan penduduk harus merasa mudah dalam mengutarakan komplainnya tersebut. Media tersebut bukan sekedar blog yang bisa berbagi uraian panjang, bukan sekedar microblog yang bisa berbagi status, dan bukan pula video-sharing atau pun sekedar telefon. Media tersebut harus dapat menunjukan suatu kondisi secara ringkas secara spasial dan temporal informasi-informai teks, photo, dan video.

Qontrib.com adalah sebuah media sosial yang menawarkan secara gratis alat untuk membuat peta dan berbagi informasi pada peta berbasis web. Media ini memiliki potensi untuk siapa saja membuat peta dengan tema tertentu dan mengajak partisipasi publik untuk berbagi informasi di peta bertema tersebut. Dalam berbagi informasi di peta tertentu, terdapat feature “hashtag” yang mana akan membuat grafik garis dari jumlah kata yang berhashtag sehingga menunjukan tren dalam lokasi di peta tersebut.

Contoh Kasus: Peta Kondisi di Jalan Arcamanik Bandung

Saya mencoba membuat peta pemantauan kondisi jalan arcamanik. Setelah peta terbuat, saya pun mengundang penghuni arcamanik lainnya untuk ikut berbagi informasi mengenai hal tersebut di peta yang sudah saya buat. Maka, peta jalan rusak di arcamanik tertampilkan secara sederhana dan dimanis di website. Peta dan informasi semacam ini bisa menjadi bahan agar pengelola bersama para penghuni arcamanik dapat merancang strategi dan sumberdaya untuk memperbaiki kualitas jalan-jalan di sana. Peta tersebut bisa diakses di link berikut: http://www.qontrib.com/qontrib/index.php/map/index?value=MTIx. Grafik yang diatas peta muncul setelah icon grafik diklik untuk grafik jumlah kata-kata yang berhashtag.


Iklan

One thought on “Kota + Internet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s