Betapa nikmatnya kita hidup di negara berkembang yang relatif aman di salah satu keluarga yang menjadi salah satu simpul dalam ummat islam ini. Rasa syukur yang menjadi semangat membangun keluarga yang kuat sudah lama dibangun oleh banyak orang dalam sejarah manusia. Diantaranya adalah warner brothers salah satu perusahaan perfilman amerika yang cukup mengakar pengaruhanya di dunia hiburan dunia. Atau kita lihat Sampurna, perusahaan rokok ini sudah sempat bertahan sampai generasi yang kesekian walau akhirnya industri rokok tersebut dijual ke philip moris, walaupun demikian keluarga Sampurna ini mensiasatinya dengan mendifersifikasi usahanya ke telekomunikasi, pendidikan, dll. Atau fenomena  Bakrie brothers, yang salah satu keluarganya menjadi orang terkaya di indonesia. Mereka adalah yang berhasil mensyukuri nikmat berkeluarga dengan suatu yang ril. Mereka semua membuktikan bahwa Kalau mensyukuri suatu nikmat, pasti Allah SWT akan menambah nikmat tersebut.

Contoh syukur keluarga tersebut membuktikan keberkahanya yang sangat hebat. Banyak orang hidup dari syukur mereka dari esensi berkeluarga tersebut.

Namun jika syukur itu lahir atau dirangcang untuk hal yang baik, maka kebaikan yang diterima pun lebih luar biasa. Wipro, yang merupakan miliki keluarga premji, yang sekaran di pimpin oleh generasi keduanya yaitu azim premji menjadi salah satu CEO paling berpengaruh di dunia, apa berkahnya? Dengan Wipro, India, utamanya pemerintahnya terpaksa tidak bisa korupsi dan banyak anak usia sekolah india terbantukan di bidang pendidikan dari yayasan yang dibangunnya. Dia pun sekarang menjadi orang paling terkaya namun sangat sederhana di negri india.

Atau grameen, di bangladesh. Muhammad Yunus berhasil membuat keluarga grameen. Walaupun grameen ini memang tidak ada sangkut pautnya dengan makna keluarga muhammad yunus dari arti sempit, namun dia berhasil membangun keluarga grameen yang secara esensi adalah luar biasa. Dia merasakan bahwa ibu-ibu negrinya harus bangkit. Kemiskinan bangladesh berkurang secara signifikan. Dia adalah muslim yang meraih nobel tahun 2006. Banyak contoh lain syukur nikmat atas keluarga ini, yaitu keluarga al saud penguasa di Arab Saudi, Bin Laden Corporation salah satu perusahaan paling berkapasitas di dunia dalam kontraktor porperti, dan bin dawoon, salah satu bisnis retail di arab saudi yang terkenal.

Maksud dari nikmat keluarga ini tidak sebatas hanya pada suatu keluarga dari sepasang orang tua dan beberapa anaknya, karena sesungguhnya satu keluarga adalah satu simpul yang membentuk ummat islam, dan kita ummat islam adalah bersaudara dan semua ummat manusia sekarang adalah ummat muhammad. Dan yang namanya ummat islam sudah diberitugas untuk menjadi kholifah dimuka bumi. Yang berarti kehancuran ummat islam adalah kehancuran dunia seluruhnya, dan kebaikan ummat ini adalah kebaikan bagi seluruh dunia juga. Perhatikan bagaimana kejayaan ummat islam di abad pertengahan? Seluruh penjuru dunia makmur! Dan eropa dan barat menjadi bangkit! Dan Bagaimana sekarang?

Ada dua hal yang menyebabkan suatu ummat atau keluraga dalam arti luas itu hancur, yaitu yang pertama, memang ada pihak yang sengaja ingin menghancurkannya atau orang-orang sholehnya lalai untuk mencegah dan memperbaikinya. Kedua hal ini adalah hal yang sangat penting untuk dipahami, bahwa orang-orang kuat dan hebat di suatu keluarga tidak boleh lalai sehingga kehancuran keluarga bisa dicegah atau jika sudah ada indikasinya, dapat diperbaiki. Ini adalah suatu hak. kita lihat nabi Ibrohim as: di saat Allah mengatakan bahwa kamu adalah pemimpin seluruh ummat manusia, maka diapun memohon agar keturunannya juga menjadi pemimpin seperti dia. Apa syaratnya, keturunan nabi ibrohim yang tidak lalai/aniyaya.

Perhatikan dialog Allah dengan nabi ibrohim QS albaqoroh (124): “Dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Ibrahim menunaikannya. Allah berfirman: “Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu imam bagi seluruh manusia”. Ibrahim berkata: “(Dan saya mohon juga) dari keturunanku”. Allah berfirman: “Janji-Ku (ini) tidak mengenai orang-orang yang “

Siapa orang yang ingin menghancurkan kita keluarga ummat islam? Mereka adalah yahudi atau yang berpolapikir dan bertindak layaknya orang yahudi, atau propaganda mereka.  QS Albaqoroh: (12) “Ingatlah, sesungguhnya mereka (Yahudi) itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar”.

Salah satu cara, suatu kelurga mensyukuri nikmat keluarga, adalah dengan mencita-citakan adanya orang dari keluarga tersebut dapat memimpin ummat ini (kearah yang lebih baik tentunya), yaitu ummat yang bertaqwa dan menjadi pemimpin bagi ummat tersebut. Dalam QS alfurqon (74): “Dan orang-orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa”.

Apa yang telah kita doakan diatas memberikan tanggung jawab besar untuk membuktikannya. Orang yang sudah mengatakan sesuatu maka dia akan dibenci oleh Allah jika akhlaqnya atau usahanya tidak sesuai dengan yang didoakannya. Perhatikan QS al-shof ayat 2 dan 3. “Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan.”

Jika kita semua berusaha, insya Allah, cinta Allah pada ummat ini juga pada keluarga ini akan bertambah. Karena sesungguhnya Allah mencintai ummat ini jika dia itu bagaikan Bangunan yang kokoh, satu sisi mengkokohkan sisi lainnya. Perhatikan al-shof ayat 4. “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.”

Aqiqah adalah salah satu bentuk syukur atas hadirnya salah satu pejuang baru di keluarga machda pada hari kebangkitan nasional, 20 Mei 2008, yaitu bagian dari keluarga Agus salim yang juga bagian dari keluarga  H. Ridwan, dan juga bagian dari keluarga ummat muslim dan ummat muhammad salla Allahu wa sallam di seluruh dunia. Kynan Adila Machda, Kynan adalah Raja diambil dari bahasa wales tempat perjuangan ayahnya, Adila Adalah Adil dari bahasa Agama kita dan Machda adalah nama kedua Kakeknya yang tercinta. semoga Allah mensukseskan kita semua di dunia dan akhirat. Wallahu a’lam. Mohon maaf atas segala kesalahan. (di Sampaikan di Machda Headquarter, Jl. CIkutra 181 Bandung Jawa Barat pada Tanggal 8 Juni 2008)



No Responses Yet to “Syukur atas Nikmat berkeluarga (Taushiyah Aqiqah Kynan Adila Machda)”  

  1. No Comments Yet

Leave a Reply