Alih daya proses bisnis (Business Process Outsourcing, BPO) adalah pengalih dayaan fungsi bisnis secara umum untuk mencapai berbagai keuntungan seperti pengurangan biaya, kualitas yang lebih baik, dan kemampuan untuk fokus pada kompetensi inti. Fungsi bisnis tersebut walaupun tidak termasuk kompetensi inti namun sangat berperan dalam kelancaran operasional suatu institusi, pemerintah, atau perusahaan. BPO di bidang pemerintahaan berarti mengkontrak pihak ke-tiga/swasta untuk bertanggung jawab pada satu fungsi atau proses yang menjadi tugas pemerintah.

Banyak alasan mengapa pemerintahan memilih untuk mengalih daya proses bisnis mereka. Tiga alasan yang umum (accenture, 2003) adalah Tekanan anggaran, kebutuhan untuk menyediakan pelayananan yang lebih berkualitas, dan lemahnya tenaga ahli dan teknologi yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Melihat ketiga alasan diatas, Pemerintahan Indonesia, utamanya pemerintahan daerah bisa dikatakan memiliki permasalahan kurang lebih mirip. Hal ini berakibat ketidak-mampuan pemerintah untuk menjalankan pengelolaan daerah dan pelayanan publik dengan baik.

Hal ini sangat wajar, karena pemerintah pada dasarnya memiliki kompetensi inti sebagai regulator, namun mereka juga menjalankan fungsi Operator. Mengapa tidak bagian-bagian yang sekarang masih secara penuh dikerjakan pemerintah dialih-dayakan pada swasta untuk kualitas yang lebih baik dengan anggaran yang lebih efisien? Sehingga tidak terjadi lagi pengampunan diri sendiri dari ketidak-mampuan pengelolaan tersebut. Karena dia yang membuat aturan dan dia pula yang melanggar.

Pemisahan fungsi antara regulator dan operator pada proses-proses pelayanan daerah (publik) sudah terjadi terutama di negara-negara penganut faham kapitalis yang mendukung peran swasta sepenuhnya. Hal ini bermakna positif bagi publik dan pemerintah sendiri, karena swasta secara Alamiah memiliki perhitungan agar selalu menghasilkan keuntungan jaka panjang dari bisnis yang digelutinya. Yang dimaksud dengan keuntungan jaka panjang adalah membuat mutual trust dan respect dari segala pihak, sehingga kualitas adalah suatu keharusan.

Mengingat banyak proses bisnis pemerintah indonesia yang tidak berkualitas, sehingga kenyataan ini menunjukan kesempatan bisnis yang besar bagi para Ahli untuk mengambil-outsourcing proses bisnis tersebut. Hal ini sangat strategis, utamanya untuk kepuasan publik pada pelayanan yang ada. Tiga bidang yang menjadi tren dalam BPO sekarang ini, yaitu Kemitraan Business to Business melalui internet, Proses melalui Internet, dan jasa berbasis IT.

Prinsip outsource bisa diterapkan dibanyak bidang, yang tentunya bukan bidang yang menjadi kompetensi inti suatu institusi, diantaranya dukungan administrasi, Customer Relationship management, Document Processes, Finance and accounting, Human resources and training, intelectual property research and documentation, legal services, medical transcription, payroll maintenance and other transaction processing, product development, Publishing, research and analysis, Sales and marketing, security, supply chain management. Wallahu’alam



2 Responses to “Kesempatan Alih Daya (Outsource) Proses Bisnis Pemerintahan Indonesia”  

  1. Salam Firman, terima kasih sudah mau koment.

    Ok firman, fahmi nurut panjenengan untuk komennya, jadi fahmi g publish. Sebenarnya seperti ini, kadang-kadang memang untuk yang kita hadapi tidak sesuai dengan mimpi kita. Sebenarnya hal ini juga sempet terjadi pada fahmi. Waktu di semester 2, fahmi juga pengen pindah jurusan. Cuma alhamdulillah dari pakde fahmi ada yang mengingatkan, “seharusnya kamu itu bersyukur sudah masuk PWK ITS!”. Dia punya alasan cukup logis, utamanya waktu. Kalo kita pindah, berarti kita ngulang lagi dan menyempatkan tradisi setengah2 dalam diri kita. kalo seperti itu, kita g bakalan dapat tempat di kehidupan.

    Sehingga fahmi g jadi pindah, namun tetep melakukan apa yang fahmi suka dan cari. sampe akhirnya mengetahui mana yang bener-bener fahmi suka dan tidak. karena sebenarnya menentukan sesuatu yang bener2 tidak disukai sama pentingnya saat menentukan apa sebenarnya yang disukai. dari pengalaman yang sudah didapat, ternyata yang dulu aku kira suka ternyata tidak sebegitunya. dan akhirnya saya fokus dengan apa yang saya hadapi dan mensyukuri apa yang sudah Allah berikan pada fahmi.

    jadi firman, yakinlah kondisi sekarang adalah nikmat dan rahmat Allah, yang terbaik untuk firman. dan lakukan nikmat dan amanah itu dengan sebaik mungkin. jadilah yang paling ahli di mekatronik pens ITS! insya Allah manfaat dunia akhirat

    fahmi tunggu lagi kontaknya, semoga selalu dalam lindungan Allah
    Wallahu a’lam, mohon maaf atas segala kesalahan
    fahmi

  2. Lakukan yang terbaik agar bisa mengejar ketinggalan. lakukan yang penting-penting saja. dan jangan berhenti!!!!!!!!!! itu yang penting. karena, waktu itu juga g pernah berhenti. Ok. lakukan yang terbaik buat hidup ini, dan ummat tentunya. semoga selalu dalam lindungan Allah

    Fahmi


Leave a Reply