ERP untuk Kebersihan Kota
Kabarnya di Singapura, orang yang melanggar aturan kebersihan seperti membuang ludah di sembarang tempat, dapat dengan mudah dikenai hukuman. Sehingga banyak orang sadar dan takut melanggar dan negara-kota tersebut menjadi salah satu negara terbersih di dunia dari segi fisik. Kemampuan si penguasa untuk mendidik, mengancam, serta kemampuan untuk memantau dan mengkoreksi memang patut dikaji, termasuk dalam hal kebersihan ini.
Menengok ke Singapura seharusnya membuat bangsa Indonesia bertanya pada dirinya, mengapa mereka yang tetangga kita kok bisa berbuat lebih untuk masalah kebersihan ini? Alasan kemampuan, biaya, atau hal klise lainnya seharusnya adalah tantangan bangsa untuk berinovasi agar bisa berbuat seperti mereka. Ini adalah suatu hak, karena kebersihan sebagai pangkal dari kesehatan adalah hak semua orang.
Dengan perkembangan Teknologi Informasi sekarang ini, kemampuan untuk mengelola kebersihan di singapura bisa diterapkan lebih efisien di Indonesia dengan memanfaat teknologi Enterprise Resource Planning (ERP). ERP merupakan system aplikasi yang mengintegrasikan fungsi manajemen dan transaksi seluruh fungsi institusi seperti akuntansi, keuangan, produksi, penjualan, pembelian, produksi, gudang, dan sumber daya manusia sehingga sumber daya insitutsi tersebut dapat dikelola dan dimanfaatkan secara efisien, ekonomis, dan terkendali.
Unsur Integrasi menjadi hal sangat penting dalam ERP. Sharing data dan informasi menjadi hal yang sangat urgen karena keputusan manajemen yang melibatkan banyak fungsi, divisi, pihak harus dilakukan secara cepat dan akurat. Jika ERP diterapkan secara optimal akan mengurangi biaya operasinal yang tidak efisien – efektif. Misalnya dalam bidang kebersihan, biaya pemantauan dapat diefisienkan dengan pengoptimalan partisipasi publik dalam memantau dan mengendalikan kebersihan. Dengan menganggap bahwa publik adalah bagian dari sumber daya manusia dalam pengelolaan kebersihan.
ERP, sebagai sistem aplikasi akan mendukung proses manajemen kebersihan berikut:
- Perencanaan: menghasilkan informasi dari data masukan yang relevan untuk membuat perencanaan aktivitas. Dengan data masukan yang lebih lengkap, maka perenencanaan program-program kebersihan dalam perencanaan bisa ditentukan lebih komprehensif dengan memahami kondisi yang ada.
- Organizing: menciptakan struktur organisasi yang ramping dan pembagian kerja yang tepat dengan menggunakan sistem yang terintegrasi, sehingga menghilangkan pengulangan kerjaan dan mengkonsistensikan penggunaan data. Struktur organisasi bisa dibuat seefisien mungkin sehingga komunikasi internal lebih efektif sesuai dengan prosedur terstrandar. Prosedur untuk Manajemen Kebersihan bisa mengadaptasi Standar Sistem Manajemen Lingkungan Internasional, ISO 14001.
- Actuating menjamin seluruh aktivitas dilakukan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Dengan proses manajemen yang terstandar maka dan tersistem, maka jalannya proses manajemen dapat dipastikan sesuai dengan prosedur.
- Controlling. Sistem ERP mengendalian sluruh proses bisnis dengan menggabungkan seluruh aktivitas institusi, sehingga dapat dihindari penyalah-gunaan sumber daya perusahan dan alokasi sumber daya yang tidak tepat. Bahkan proses kontrol ini dapat diperluas dengan memandang bahwa publik adalah bagian integral dari pengendalian kebersihan. Tentunya ERP dirancang juga untuk memberikan akses lebih bagi publik untuk berpartisipasi pada pengelolaan kebersihan. Bagi pemerintah indonesia yang serba terbatas, publik kontrol adalah pilihan yang bisa diharapkan.
- Decision Maker Support, ERP membantu manajemen dalam pengambilan keputusan bagi kemanjuan institusi. Termasuk pada saat si manajer menentukan tipe pelanggaran kebersihan apa yang telah dilakukan oleh pihak-pihak tertentu.
ERP untuk mendukung proses manajemen kebersihan kota bisa sukses seperi yang diharapkan diatas jika mendapat dukungan penuh dari Top Management (dalam hal ini tentunya Wali kota), Kejelasan tujuan dan sasaran implementasi ERP, pemahaman bagi seluruh pihak tujuan dari implementasi ERP tersebut, Pengawalan keberhasilan implementasi ERP. Wallahu’alam
Filed under: Manajemen, ide bisnis | Leave a Comment
Tags: ERP, Kebersihan, Lingkungan, Manajemen, Sistem Manajemen
No Responses Yet to “ERP untuk Kebersihan Kota”