Ekspresi Bebas Bahasa Indonesia dari artikel Design Thinking pada Majalah Harvard Business Review edisi Juni 2008 oleh Tim Brown (CEO dan Presiden Perusahaan IDEO)

menemukan ide mantap layaknya seorang desainer (foto diambil dari Majalah Harvard Business Review Juni 2008)

menemukan ide mantap layaknya seorang desainer (foto diambil dari Majalah Harvard Business Review Juni 2008)

Berpikir seperti seorang desainer dapat merubah cara kita mengembangkan porduk, jasa, proses, dan bahkan strategi

Kita, saya dan anda sudah sering menyaksikan masalah-masalah yang hanya dapat diselesaikan dengan inovasi. Contohnya, Persampahan kota, layanan kesehatan yang tidak tersedia atau tidak terjangkau, masih banyaknya manusia yang hidup dengan sedikit rupiah (dolar), penggunaan energi yang melebihi batas kemampuan bumi, sistem pendidikan yang banyak menggagalkan murid, dan perusahaan yang kehilangan pasar tradisionalnya karena teknologi baru atau perubahan demografi. Kesemua masalah ini menyentuh hati manusia. Diperlukan sebuah pendekatan yang, kreatif, terpusat pada manusia, iteratif, dan praktis untuk menemukan ide terbaik dan solusi puncak. Berpikir desain (Berpikir ala desainer) adalah pendekatan semacam itu untuk berinovasi.

Belajar dari Thomas Alva Edison
Thomas Alva Edison adalah manusia yang paling pas untuk mewakili zaman keemasan Inovasi Amerika, yaitu di saat suatu ide merubah segala bentuk kehidupan kita. Dia mungkin bisa dinobatkan sebagai manusia yang memiliki paling banyak penemuan hebat. Kehebatan Edison terdapat pada kemampuan untuk menyadari pasar yang perlu dikembangkan secara penuh. Beliau bisa memandang jauh bagaimana orang-orang berkenan menggunakan apa yang telah dibuatnya, dan dia merekayasanya melalui pemahaman itu. Mungkin sangat tabu bagi Edison untuk membuat alat sederhana yang hanya berdiri sendiri.

Contohnya, Edison membuat sebuah bohlam. Dia sadar yang namanya bohlam hanyalah satu bagian dari sistem listrik. Untuk membuat bohlam bener-bener berguna untuk manusia, diperlukan transmisi dan pembangkit energi listrik. Dengan demikian, dia membuat itu semua!

Edison benar-benar memberikan perhatian hebat pada kebutuhan dan pilihan pengguna bernama Manusia

Pendekatan Edison adalah contoh awal permulaan berpikir desain. Sebuah metodologi yang mendorong padangan penuh akan aktivitas inovasi dengan desain yang terpusat pada manusia. Inovasi itu dijalankan dengan pemahaman yang menyeluruh, melalu obervasi langsung apa yang manusia inginkan dan butuhkan dan apa yang mereka suka dan tidak suka mulai dari suatu produk, cara kemasannya, cara penjualannya, cara pemasarannya, dan hal-hal lain pendukung produk tersebut.

Bisa disepakati bahwa penemuan terbaik dari edison adalah sebuah Lab Research & Development yang modern serta bermetode investigasi experimental. Edison bukanlah seorang scientist yang sangat terspesilisasi dan bekerja sendirian. Dia adalah seorang yang sangat generalist (interdisiplin) dangan rasa bisnis yang tinggi. Dia selalu bersama para pemikir, kontributor, dan experimentalis. Dia menciptakan pendekatan tim untuk berinovasi. Proses tersebut selalu melalui putaran tanpa henti coba dan eror. Bagi edison, keberhasilan itu 99%-nya adalah usaha. Pendekatan dia adalah untuk membantu para pencoba-coba mempelajari sesuatu yang baru dari setiap putaran proses berinovasi. Inovasi adalah kerja keras. Edison mencontohkan inovasi sebagai pemahanan menyatu dan tajam antara seni, kerajinan, ilmu, dan bisnis antara pelanggan dan pasar.

Berpikir desain diturunkan dari pendekatan edison. Berpikir desain adalah sebuah disiplin yang menggunakan kepekaan dan metode desainer untuk menemui kebutuhan orang-orang dengan sesuatu yang secara teknologi fisible dan yang secara bisnis dapat diubah menjadi nilai pelanggan dan kesempatan pasar. Sebagaimana pendekatan edison. Berpikir perancang akan selalu diiringi dengan usaha keras.

Bagaimana Berpikir ala desainer itu?

Berpikir ala desainer memiliki banyak nilai positif untuk dunia bisnis di mana ide-ide manajemen dan praktik-praktik terbaik bebas dikopi dan diberdayakan. Banyak pemimpin sekarang ini memahami inovasi sebagai sumber utama untuk diferensiasi dan membuat nilai yang kompetitif. Mereka akan menjalankan cara berpikir desainer pada seluruh tahapan sebuah proses.

Proses dari berpikir desain pasti akan melalui tiga tahapan, yaitu inspirasi (kondisi yang memotivasi pencarian solusi), ideasi (proses memunculkan, mengembangkan, dan mengetes ide yang dapat mengarah pada solusi), dan implementasi (untuk membuat langkah-langkah ke pasar). Projek dengang proses seperti ini sering sekali terlebih dahulu berputar bolak balik dari tahap pertama dan kedua. Ketika ide diperbaiki, arahan yang baru akan segera di ambil. Proses inovasi dengan berpikir desain digambarkan pada ilustrasi di bawah ini (klik gambar untuk ukuran 100%)

Proses Inovasi ala Berpikir Desain (gambar diambil dari Majalah Harvard Business Review Juni 2008)

Proses Inovasi ala Berpikir Desain, klik gambar untuk ukuran 100% (gambar diambil dari Majalah Harvard Business Review Juni 2008)

Ide yang hebat muncul dari pikiran-pikiran birilian dengan usaha berimajinasi yang baik di luar kotak. Capaian solusi dari sebuah ide adalah hasil dari kerja keras yang dikembagkan oleh proses penemuan kreatif yang terpusat pada manusia. Banyak contoh dari brand-brand yang paling sukses di dunia ini membuat ide-ide terobosan yang diinspirasi mendalam dari kehidupan konsumen dan menggunakan prinsip-prinsip desain untuk berinovasi dan membuat suatu nilai. Kadang-kadang inovasi harus memerhatikan perbedaan-perbedaan yang besar pada kondisi budaya dan sosial ekonomis. Pada beberapa kasus untuk masyarakat yang masih berkembang, berpikir desain dapat memberikan alternatif-aleternatif yang berbeda dari alternatif hasil asumsi untuk masyarakat yang telah maju.

Ide akan menjadi makin lebih penting di masa depan. Karena, makin banyak kebutuhan dasar yang terpenuhi, makin besar harapan manusia pada pengalaman dari produk yang canggih yang secara emosi memuaskan dan penuh makna, sebuah produk yang make sense! Pengalaman itu bukanlah produk yang simpel. Pengalaman ini adalah kombinasi kompleks dari produk, jasa, tahapan, dan informasi. Pengalaman itu bisa saja berupa cara kita belajar, cara kita dihibur, cara kita tetap sehat, cara kita berbagi dan berkomunikasi. Berpikir desain adalah alat untuk memimpikan pengalaman-pengalaman ini. Lebih jauh dari itu, Berpikir desain juga memberi mimpi tersebut sebuah bentuk kongkrit yang menggairahkan.

manusia makin mengharapkan produk yang make sense

Cakupan inovasi telah melebar. Inovasi tidak hanya pada produk-produk fisik. Inovasi juga terjadi di proses, jasa/layanan, interaksi dengan IT, hiburan, dan cara-cara berkomunikasi dan berkolaborasi, tepatnya pada semua aktivitas manusia. Berpikir desain dapat membuat perbedaan yang menentukan.

Menurut IDEO, Inovasi dimunculkan dari sekelompok kecil orang. Mereka menjadi satu dalam Tim Inovasi. Dengan pemahaman serta inspirasi yang didapat dari pengamatan langsung pada hal-hal yang terjadi dan dipermasalahkan, tim inovasi menggali solusi yang potensial dengan brainstorming dan prototyping yang cepat. Prototipe sebuah produk ataupun jasa haruslah berbentuk fisik yang nyata dapat dilihat dan kongkrit. Prototipe sebuah produk dapat berupa rancangan fisik yang sederhana. Prototipe jasa dapat berupa Gambar-gambar komik semacam sketsa sekenario. Karena rancangan fisik sederhana dan gambar-gambar itu membantu kita memahami apa yang dipejari lewat protipe.

Contoh prototipe dapat sesederhana dan rak nggenah seperti ini =)

Contoh prototipe dapat sederhana dan rak nggenah seperti ini =)

Protitpe tidak harus kompleks dan mahal. Contohnya aja prototipe salah satu alat bedah yang dibuat oleh IDEO ini, yang merupakan pasang-pasangan dari spidol, rol film, penjepit pakaian. Lalu dia bilang, “Inikah yang kamu maksud? Dengan itu, dokter bedah yang meminta bantuan IDEO akan paham rancangan yang paling mantabe diimplementasikan.

Prototipe hanyalah berperan selama waktu, usaha, dan investasi yang dialokasikan untuk memunculkan tanggapan-tanggapan dan mengembangkan ide. Makin prototipe itu terlihat selesai, maka si pembuat juga akan lebih sedikit memberi perhatian padanya. Tujuan dari prototipe adalah bukan untuk menyelesaikan. Prototipe ini hanya untuk mempelejari kekuatan dan kelemahan dari suatu ide dan mengidentifikasi arahan-arahan agar prototipe selanjutnya lebih matang.

***
Mereka yang berestetika itu sangatlah cuantik muak nyus!

Walaupun berpikir desain yang telah dibahas fokus pada inovasi diluar estetika, namun estetika tetaplah suatu hal penting. Mereka yang berestetika itu sangat cuantik muak nyus! Mereka akan diletakkan di majalah, koran, dll. Mereka akan menarik emosi kita. Koneksi emosi-lah yang sering mengikat kita pada pandangan pertama. Desain yang hebat itu memuaskan kebutuhan dan keinginan kita. Karena itu, produk hebat tidaklah penting untuk masuk pasar pertama kali, namun sangat penting untuk menjadi yang pertama menarik pelanggan atau publik secara emosi dan fungsi. Secara emosi melalui desain dan fungsi melalui harga. Wallahu a’lam


Ed Catmull, Posisi tertunduk dengan mengepalkan tangan. Mungkin saja dia berdoa penuh khusyuk saat diskusi di Pixar. Gambar diambil dari majalah Harvard Business Review (HBR) September 2008

Ed Catmull, Posisi tertunduk dengan mengepalkan tangan. Mungkin saja dia berdoa penuh khusyuk saat diskusi di Pixar. Gambar diambil dari majalah Harvard Business Review (HBR) September 2008

Sebelumnya, saya ingin berkomentar tentang Ed Catmull salah satu pendiri Pixar, yang tulisannya saya coba ekpresikan dalam bahasa Indonesia di posting ini. Saya sangat heran dengan beliau. Saat saya membaca tulisannya di Majalah Harvard Business Review bulan September 2008, dia menyatakan di akhir artikelnya bahwa tantangan terbesarnya adalah bagaimana budaya di Pixar terus berkembang dengan positif walaupun dia sendiri telah hilang dari Muka bumi. Oh! Ternyata dia telah berpikir sejauh itu, sejauh batas umurnya sendiri untuk Pixar. Ck Ck ck. Itu artinya, dia selalu berbuat untuk Pixar seolah-seolah Ed sebentar lagi meninggal dunia. Mungkin juga karena itu, dia menyatakan kalo karya pixar haruslah memiliki satu batang kualitas, selalu unggul!

Saya jadi ingat nasihat “Beribadahlah pada Allah seolah-oleh kamu mati besok”. Kalo memang manusia ini hanya diciptakan untuk beribadah dan ibadah itu mencakup segala hal yang diniatkan untuk mendekatkan pada Allah, maka kita juga boleh melalukan setiap langkah hidup kita seolah-olah kita mati besok. Dengan itu kita akan yakin untuk melakukan selalu yang terbaik dengan sebaik-baik mungkin untuk yang Maha Baik di setiap sisa nafas kita. Wallahu A’lam

***
Berikut catatan kecil hasil berguruku tentang bisnis Kreatif pada Pixar, khususnya pada Ed Catmul. Selamat membaca.

Tim yang hebat akan membuat ide terwujudkan (gambar diambil dari majalah HBR September 2008)

Tim yang hebat akan membuat ide terwujudkan (gambar diambil dari majalah HBR September 2008)

Sebenarnya apa sih di balik Film-film pixar yang luar biasa itu? Ed catmull, Salah satu Pendiri dan Kepala Studio Pixar menyatakan bahwa filmnya itu adalah hasil suatu proses yang dipacu oleh setiap orang di studio animasi. Pixar sudah memahami bahwa pengembangan suatu produk (apapun itu, termasuk film) akan selalu melibatkan banyak orang dari disiplin yang berbeda, yang semuanya bekerja secara efektif bareng-bareng untuk menyelesaikan banyak masalah hebat.

Di Pixar, orang-orang dianggap sebagai inti dari kreativitas. Banyak orang yang mengartikan bahwa kreativitas adalah hasil dari suatu ide intuitif. Ya, namun ide seperti itu hanyalah satu tahap dari sebuah proses panjang yang menghabiskan 4-5 tahun. Karena pada dasarnya, sebuah film memiliki puluhan ribu ide. Masing-masing orang dalam tim membuat solusi untuk menyelesaikan pekerjaan mereka sendiri. Sehingga kreativitas mesti ada di setiap tingkatan, baik pada bagian seni maupun bagian teknis dari sebuah tim. Bahkan bisa saja sang ketua tim yang memiliki ide besar tersebut tidak mengetahui apa yang sebenarnya dibutuhkan untuk mewujudkan film tersebut. Namun bersama tim, dia akan menyelesaikan banyak hal sehingga film yang diidekannya benar-benar terwujud.

Bahkan untuk memunculkan ide-ide besar Film, ide-ide tersebut juga hasil dari banyak orang. Pixar memiliki bagian Litbang yang bertugas membuat tim inkubasi ide. Tim tersebut menolong seorang direktor film animasi memperbaiki idenya. Sehingga dihasilkan ide yang dapat meyakinkan Jhon (salah satu petinggi di Pixar) dan semua pembuat film senior kalau ide tersebut akan potensial menjadi Film yang benar-benar Juos Guandos. Biasanya tim tersebut terdiri dari seorang direktor, seorang penulis, beberapa seniman, dan beberapa orang storyboard. Tim ini harus selalu dinamis secara social, membuat kemajuan, dan mennyelesaikan masalah.

Pixar sudah paham dengan kondisi bisnis kreatif. Kondisi tersebut membuat mereka selalu was-was. “Jika kita tidak was-was, kita tidak akan melakukan tugas kita” ungkap Ed. Bisnis Kreatif berada pada bisnis dimana pelanggan ingin melihat sesuatu yang baru pada setiap saat. Ini berarti para pebisnis kreatif harus meletakkan dirinya pada resiko yang besar. Jika ingin menjadi original, Pelaku bisnis kreatif harus menerima ketidakpastian. Artinya, ketika kenyataan tidak mengenakkan, Dia harus memiliki kapabilitas untuk bangkit kembali ketika resiko besar diambil namun gagal. Apakah kunci untuk bangkit kembali? Orang-orang di sekitar dia! Orang-orang hebat semacam itu sangatlah sulit ditemukan.

Tantangannya bagi ketua tim adalah bagaimana membuat lingkungan agar orang-orang hebat tersebut dapat bekerja sama dengan efektif. Hal ini memerlukan kepercayaan dan penghormatan. Dengan demikian, kreativitas setiap orang dapat diroketkan. Jika kita melakukan itu dengan benar, hasilnya adalah komunitas yang hidup. Setiap orang berbakat menjadi setia satu sama lain demi karya mereka yang kolektif. Setiap mereka merasakan sebagai bagian dari sesuatu yang luar biasa. Passion dan prestasi mereka menjadi magnet manusia berbakat lain. Sangatlah penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung manusia-manusia hebat dan mendorong mereka untuk mendukung satu sama lain sehingga karya produksi film dari kesatuan seluruh kelompok jauh lebih hebat dari pada karya dari sebagian kecil mereka saja. Inilah hal yang membedakan Pixar degan Studio lainnya, bagaimana tiap orang di tiap level saling mendukung satu sama lain. Mereka semua merasa satu untuk semua, semua untuk satu.

Pixar selalu yakin akan pentingnya komunitas. Orang-orang selalu dianggap yang terpenting. Pandangan bahwa ide hebat itu lebih penting dan berharga dari orang hebat adalah berakar dari konsep yang salah tentang kreativitas. Sekali lagi, Manusia-manusia hebat lebih penting dari ide hebat. Setiap ketua tim tidak memiliki masalah untuk bekerja bersama orang yang lebih hebat dari mereka.

Untuk menjaga jiwa kreatif, Pixar tidak ingin memiliki dua standar kualitas. Setiap produksi pixar haruslah benar-benar berkualitas tinggi dan unggul. Tim-tim film di studio ini rela bekerja pada performa yang luar biasa, karena tahu bahwa masa depan studio tercinta ini ada ditangan mereka. Dengan itu mereka menjadi tim-tim yang hebat. Jika sebuah ide yang baik diberikan pada tim yang cukupan, mereka akan merusaknya. Namun, Jika ide cukupan diberikan pada tim yang hebat, mereka akan membuat ide itu berhasil atau memperbaikinya dengan ide yang jauh lebih baik.

Acara diskusi di Pixar (gambar diambil dari majalah HBR September 2008)

Acara diskusi di Pixar (gambar diambil dari majalah HBR September 2008)

Pixar memiliki filosofi seperti ini: dapatkan manusia-manusia kreatif, beri kepercayaan dan tanggung jawab besar pada mereka, beri dorongan dan dukungan yang mantap pada mereka, sediakan untuk mereka, lingkungan yang mereka bisa secara jujur memberikan masukan satu sama lain.

Pembuatan film yang hebat akan selalu berkaitan dengan batasan waktu, dana, keterbatasan lain setiap orang. Artis atau seniman yang baik paham betul akan arti sebuat batasan. Saat produksi, sang ketua haruslah percaya penuh pada mereka, tidak menerka ulang, dan tidak me-micromanage mereka, termasuk percaya bahwa tim akan mengerti akan batasan tersebut. Bahkan pada saat proses produksi itu menjadi masalah. Ketua tim haruslah melakukan apapun yang mungkin untuk mendukungnya tanpa merendahkkan otoritas mereka.

Seorang direktor film animasi di studio legendaris ini haruslah seorang yang mampu dan mengetahui bagaimana menceritakan sesuatu yang akan diterjamahkan melalui media film. Artinya, dia harus memiliki pandangan yang menyeluruh dan menyatu, sehingga mampu menerjemahkan pandangan tersebut menjadi arahan yang jelas pada staff agar mereka bisa mengimplementasikannya. Diapun harus membuat orang-orang hebat dalam timnya sukses menyelesaikan tugasnya, salah satunya dengan menyediakan seluruh informasi yang dibutuhkan agar dapat melakukan yang terbaik tanpa harus mengajari mereka caranya. Seorang Direktor Film Animasi (ketua tim dari produksi film) yang baik adalah: 1.memiliki keterampilan analisis yang kuat, 2.mengembangkan kekuatan analisa dan pengalaman dari tiap anggota staf, 3.Pendengar yang hebat, 4.berusaha memahai pemikiran dan alasan di balik setiap saran, 5.menghargai semua kontribusi dari manapun, 6.menggunakan solusi yang terbaik

Pixar memiliki program Daily Review Process yang berupa pertunjukan hasil karya yang masih dalam proses. Saat pertunjukan, orang-orang dalam tim film menunjukan karya dalam kondisi yang belum lengkap pada seluruh kru animasi. Walaupun direktor yang akan membuat keputusan, semuanya didorong untuk membuat komentar. Dengan seperti ini banyak keuntungan yang didapat: 1.sekali orang tidak malu untuk menunjukan pekerjaan yang masih dalam proses, mereka menjadi lebih kreatif, 2.sang direktur film berkesempatan membimbing proses yang mengkomunikasikan poin-poin penting pada seluruh kru pada waktu yang sama, 3.tiap orang dalam tim dan Pixar saling belajar dan memberi inspirasi satu sama lain, 4.di saat Tim selesai, Tim tersebut benar-benar selesai. Proses yang tiap hari itu akan mencegah hasil yang menyimpang dari yang diharapkan.

Setelah itu, diskusi yang fokus untuk membuat film menjadi lebih baik dilaksanakan selama dua jam tanpa ego bersama Brain Trust (sebuah komunitas di Pixar yang terdiri dari para master pembuat film yang datang bersama saat dibutuhkan untuk saling membantu satu sama lain). Bagi Pixar, mempelajari suatu masalah dari teman ketika waktu perbaikan masih tersedia jauh lebih baik dari pada dari audiens setelah film muncul di bioskop. Saat itu sudah sangat telat.

Setelah sesi diskusi, adalah hak direktor sebuah film dan timnya untuk menentukan apa yang dilakukan dari nasihat yang telah diterima. Tidak ada nota mandat. Pihak brain trust tidak memiliki otoriti. Bentuk dinamika seperti ini sangatlah krusial. Kondisi ini membebaskan kepercayaan tiap anggota. Dan hal ini pula membebaskan direktor film untuk mencari bantuan dan secara penuh memperhatikan masukan. Kondisi Diskusi demikian dibuat murni saling memberi masukan satu sama lain sebagai rekan. Praktek saling bekerja sama sebagai rekan adalah inti budaya Pixar.

Bertemu seseorang dari disiplin yang berbeda dan menyikapinya sebagai mitra, sama pentingnya dengan orang yang dari disiplin yang sama. Pada kreatif bisnis, barier pemisah antar disiplin adalah penyakit penghambat untuk menghasilkan karya yang mantap. Karena itu Pixar melakukan apapun untuk menghancurkannya. Bangunan kantor pixar terinspirasi agar tiap orang dari berbagai disiplin mudah untuk berinteraksi. Di tengahnya adalah attrium, terdapat kafe, ruang rapat, kotak surat dan kamar mandi. Hasilnya tiap orang punya alasan kuat untuk datang ke sana.

Misalnya saja disiplin teknik dan disiplin seni. Bagi Pixar keduanya sama-sama penting. Teknologi menginspirasikan seni, dan seni menantang teknologi. Teknologi jika digabungkan dengan seni maka suatu yang ajaib akan hadir. Pixar telah membuktikannya, berhasil sebagai perusahaan seni yang paling melek dengan teknologi. Prinsip-prinsip di Pixar adalah:

  1. Setiap orang haruslah memiliki kebebasan untuk berkomunikasi dengan siapapun, Seorang leader tidaklah harus menjadi seorang yang pertama kali tahu. Ok-Ok saja, dia jalan pada suatu rapat dan terkejut. Cara terbaik untuk menghadapi banyak masalah adalah mempercayai orang untuk bekerja menyelesaikan kesulitan bersama secara langsung tanpa harus bilang permisi!
  2. Haruslah aman untuk setiap orang untuk menawarkan ide-ide. Seperti mengkritisi segala hal yang menyangkut produksi apa yang disukai dan tidak lalu melanjutkan dengan alasan-alasan yang berarti.
  3. Haruslah selalu dekat denga inovasi yang terjadi di dunia akademis. Semua orang didukung untuk menerbitkan penelitian dan berpartsipasi dalam konferensi. Karena memang orang-orang adalah lebih penting dari sekedar Ide. Pixar University mendorong kita untuk terus selalu belajar dan belajar bersama itu sangatlah menyenangkan, semuanya dianggap sebagai orang yang tidak berpengalaman (agar selalu merasa bodoh).

Pixar hingga saat ini dapat dinyatakan sebagai perusahaan yang selalu sukses. Jika perusahaan selalu sukses, akankah dia menjadi buta? Setiap perusahaan harus introspektif. Dan Pixar telah mengerti ini. Walaupun diakui oleh Ed, sangatlah tidak nyaman dan sulit untuk objektif. Namun dia yakin, solusinya adalah kepemimpinan yang kuat. Sehingga orang-orang dalam Pixar tidak bermain-main dengan nilai yang dianut.

Pixar selalu intropeksi pada masa-masa Postmorterms (kondisi suatu organisasi yang telah sukses). Pemimpin harus melakukan hal yang bervariasi untuk menghadapinya, sehingga terjadi benar-benar kondisi yang bisa mengambil pelajaran. Seperti memberi pelajaran pada tim agar mendaftar lima poin yang ingin dilakukan dan lima poin lain yang tidak ingin lagi dilakukannya. Kondisi pisitif dan negatif ini cukup seimbang sehingga akan menyehatkan lingkungan perusahaan dan tim. Pemimpin bisa menyampaikan data-data apapun yang terkait, sehingga bisa menunjukan suatu kondisi dengan neutral, yang akan mendorong diskusi dan menantang asumsi yang muncul dari personal impress.

Pixar juga introspeksi agar para pendatang baru tidak telalu merasa terancam, mereka yang baru selalu didorong untuk bicara. Pixar selalu secara berlanjut merubah budayanya ke arah open culture. Studio yang sekarang menjadi bagian disney ini selalu berbicara tentang pelajaran dari kesalahan yang pernah dibuatnya. Ed tidak ingin orang beranggapan kalau Pixar yang lalu sukses maka semua yang Pixar telah lakukan adalah benar.


Fotoku ini diambil di akhir semester 2008. Wajahku yang menatap kosong, tanpa senyum ini akan selalu mengingatkanku pada momen yang terjadi saat itu.

Fotoku ini diambil di akhir semester 8 memasuki awal-awal semester 9. Wajahku yang menatap kosong, tanpa senyum ini akan selalu mengingatkanku pada momen yang terjadi saat itu.

Assalaamu’alaikum Wa Rahmatullah Wa Barokatuh

Saya sangat merasa terhormat, bisa hidup di tengah-tengah sahabat-sahabatku semua, sempat belajar dengan ustadz, guru, dan dosen di tiga kota ternama, Bandung, Surabaya, juga Solo.

Satu hal ingin saya utarakan di sini, saya sungguh bersyukur bahwa 4.5 tahun lalu, Allah menganugerahkanku kuliah jurusan PWK di ITS, salah satu jurusan paling diminati di seluruh dunia di salah satu kampus paling kondusif di Indonesia. Juga bisa kuliah hingga Semester 9. Semester gasal ini menemaniku dengan banyak momentum inspiratif. Dengan artikel ini, Saya ingin berbagi tiga kisah selama perjalanan kuliahku itu. Tidak banyak-banyak, hanya tiga kisah.

Kisah pertama adalah perjalanan yang tidak terputus

Empat setengah tahun yang lalu, lulus dari SMA Assalaam solo, Ada dua universitas yang berkenan menerimaku, yaitu Teknik Industri Pertanian UGM dan Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) ITS. lulusan SMA yang normal-normal saja ini telah dinyatakan diterima dua universitas ternama di Indonesia.

Bagiku, kondisi ini adalah suatu pilihan berat, karena pertanian dan PWK adalah dua pilihan yang saya sukai dan minati. Namun dengan istikharoh dan memahami masalah yang esensi dan kenyataan bahwa: Bandung adalah kota kelahiranku yang sedang menghadapi masalah sampah dan perlu diselamatkan membuatku memilih PWK,.

Selama perkuliahan, diri ini mencari-cari inovasi manajemen limbah padat kota, yang puncaknya adalah membuat Tugas Akhir Pertama dengan judul Konsep Manajemen limbah Padat Kota berbasis Sistem Informasi dengan Visi Nol Sampah. TA ini secara teknis dibimbing dua dosen yang keduanya menjabat sebagai Kepala Program Studi. Saat Seminar, proposal dan judul adalah hasil bimbingan Ir. Eko Budi Santoso. Lic Rer Reg, yang saat itu menjabat sebagai Kepala Program Studi di Semester 7 dan saat Tugas Akhir (Skripsi) dibimbing oleh Ir. Sarjito, M.T, Kepala Program Studi yang baru mulai Semester 8.

Tugas akhir ini selesai, namun tidak cukup layak untuk membuatku lulus dengan gelar S.T. Hal itu cukup membuatku down, karena takut mengecewakan banyak orang, diantaranya dua orang terhormat di PWK ITS yang telah membimbingku. Namun melihat ke belakang, Penolakan ini adalah kenyataan terbaik yang dapat terjadi. Jika saja Tugas akhir Pertama saya tidak ditolak, Saya tidak akan sempat untuk mengetahui dan mempelajari tentang minatku tentang pertanian organik yang tidak kalah penting dibandingkan dengan manajemen limbah padat.

Singkat Cerita, diri ini harus membuat Tugas Akhir yang kedua. Bersyukurlah, Tugas akhir yang kedua ini dibimbing oleh seorang Doktor, Dr. Ir. Rimadewi Supriharjo, MIP. Yang memberi pesan bahwa Tugas akhir itu harus sesuai passion yang membuatnya. Ide pun muncul, dengan Judul Konsep Penentuan lokasi Pertanian Organik di Kabupaten Sidoarjo. Keputusan tema ini cukup menguras tenaga, karena semuanya harus dimulai dari awal, Pertanian organik tidak pernah dibahas saat perkuliahan. Saat itu saya mesti mencari literatur di bogor dan keliling kota Sidoarjo. Saya sangat awam tentang kota itu dan tidak cukup lancar berkenderaan motor. Tapi akhirnya itu semua bisa diselesaikan, dengan rahmat dari Allah dan belas kasihan dosen serta bantuan teman-teman lintas angkatan di Jurusan ini, Wildha, Zakaria serta Dimas dari angkatan 2004 dan Udan serta Adhi dari angkatan 2007.

Awalnya, Membuat tugas akhir tentang pertanian ini tidak pernah benar-benar terpikirkan olehku di awal-awal perkuliahan, yang ada dipikiran ini hanya permasalah manajemen sampah kota. Tapi melihat ke belakang, Diri ini tidak pernah lupa, bahwa sebenarnya, saya sangat mencintai pertanian. Ketika membuat Tugas akhir ini, Rasa cinta itu membawa semua energi kembali padaku. Alhamdulillah, Tugas ini selesai dan akhirnya saya bisa lulus S1.

Peristiwa saat lulus SMA 4.5 tahun lalu ternyata tidak terputus. Seakan ilmu-ilmu pertanian itu memanggil setelah dicuekin olehku selama 8 semester. Karena itu, kita semua harus yakin, bahwa tiap peristiwa yang kita alami bagaimanapun juga, akan turut menentukan masa depan kita. Kita harus selalu yakin tentang gen, takdir, kehidupan anda, hukum tarik-menarik (dalam the Secret) atau apapun itu. Dengan yakin akan hal-hal ini, saya tidak pernah terlalu kecewa dengan apa yang saya hadapi. Dan juga, telah membuat banyak perbedaan dan perubahan di kehidupanku.

Kisah yang kedua adalah tentang rasa cinta dan kehilangan

Selama kuliah, saya membuat rekaman akademis cukup baik, sehingga keyakinan untuk lulus cumlaude hampir rasa-rasanya akan terwujud bentar lagi di Semester 8. Untuk lulus, Saya membuat tugas akhir yang pertama. Sebagaimana yang telah saya kisahkan sebelumnya, Hasil akhir TA ini dinyatakan kurang dari standar jurusan, TA yang pertama ini harus diganti. Tidak main-main, semuanya harus diganti mulai judul. Saya mesti tambah satu semester lagi untuk membuat yang baru. Saat itu, semua mimpi selama 4 tahun untuk lulus dengan cumlaude, hilang sirna seketika.

Saya menjalani ini cukup berat, mengalami peristiwa seakan kepala ini terbentur pada sebuah tembok. Saya pun merasakan bagaimana jadi orang gila, bersepeda di tengah malam sambil melihat ke langit. Saat itu, bisa dikatakan saya adalah orang yang gagal. Penuh perasaan khawatir mengecewakan banyak orang, terutama kedua orangtuaku. Bahkan saya sempat berpikir untuk tidak melanjutkan kuliah. Namun perlahan, peristiwa-peristiwa menyegarkan datang padaku. Bahwa saya masih cinta dengan apa yang telah saya lakukan. Saya suka Tugas Akhir ku. TA yang pertama memang sudah ditolak, tapi saya masih suka!

Nasihat datang-datang bertubi, dari orang tua, dari dosen, juga dari teman. Namun nasihat pertama datang dari Dimas Setyawardhana, Alumnus PWK 2008, temanku dari Riau. Terima kasih untuk nasihat tetap melanjutkan kuliah S1nya.

Kegagalan ini merubahku dari orang yang menanggung berat harapan menjadi mahasiswa cumlaude, menjadi mahasiswa normal, yang penuh kepasrahan dan tidak terlalu memaksa pada hal apapun. Saat itu, saya masuk pada periode paling mengasyikkan selama kuliah. Tidak lulus di semester 2008 memang yang terbaik untukku. Dan Semester 9 menjadi semester yang terbaik selama perkuliahan di ITS. Allah memang selalu mencintai setiap hambanya.

Saat itu Saya diberi waktu sangat-sangat leluasa untuk refreshing serefresehing-refreshingnya di Bulan Ramadhan tahun 2008. Saya tidak sibuk dengan urusan wisuda. Bulan Ramdhan itu pula, ide untuk TA tentang pertanian muncul dan dikabulkan, dan salah satu dosen terbaik ITS, Dr. Ir. Rima Dewisupriharjo, MIP berkenan untuk menjadi dosen pembimbingku. Tidak lama-lama juga, panggilan untuk wawacara penghargaan Beasiswa KAUST Discovery pun datang di bulan itu juga. Hasil wawancara pun, tidak jauh2, kepastian diterima untuk KAUST Discovery juga hadir di bulan ramadhan. Oh, nikmat itu datang bertubi-tubi. KAUST pun mengubah jurusan saya, yang awalnya Civil-environmental engineering, menjadi Environmental Engineering and Science, yang salah satu fokusnya adalah Hazardous Waste Management, kurang lebih agak mirip sedikit dengan tema TA-pertamaku yang juga saya tulis di Statement of purpose saat mendaftar KAUST. Setelah Ramadhan, Saya sempat menonton film laskar pelangi, yang mengingatkan ku untuk bertemu guru-guru TK ku di Bandung, melepas rindu, memohon restu, dan minta maaf atas segala kesalahan dan kenakalan yang aku lakukan masa kecil dulu. Sungguh, sangat asyik!

Saya sangat yakin, semua ini adalah rahmat Allah, kejadian yang terbaik yang bisa terjadi padaku. Penolakan TA itu awalnya adalah obat yang sangat pahit, tapi saya kira setiap pasien membutuhkannya. Kadang-kadang kenyataan itu membeturkan kepala ini pada tembok dengan sangat keras. Namun, setiap diri ini jangan hilang keyakinan dan iman. Saya yakini, bahwa yang membuatku terus berjalan adalah saya menyukai apa yang saya lakukan. Kita semua harus menemukan apa yang kita sukai. Pekerjaan itu akan memenuhi kehidupan kita. Untuk menjadi benar-benar terpuaskan, adalah meyakini bahwa yang kita lakukan adalah sesuatu yang hebat. Dan satu-satunya cara untuk mengerjakan sesuatu yang hebat adalah dengan mencintai pekerjaan kita. Jika diantara kita masih ada yang belum menemukannya, teruslah mencari. Jangan pernah berhenti. Karena ini adalah urusan hati, diri ini akan tahu ketika menemukannya. Dan hubungan antara kehidupan dan pekerjaan yang dicintai ini akan makin indah saja dari waktu ke waktu. Jadi tetaplah mencari, jangan berhenti.

Kisah ketiga adalah Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, semuanya adalah milik Allah dan akan kembali padaNya.

Kira-kira 6 February 2009, Saat itu saya baru saja menyelesaikan analisa triangulasi bersama Dosen sekaligus Ibuku di Surabaya, Bu Dr.Ir Rima Dewi Supriharjo melalui Internet, Chating, dan email. Ketika saya balik ke Kosku, satu kondisi aneh terjadi, Laptopku, ASUS M6NE salah satu merek Laptop dengan penuh penghargaan di tahun 2004, tidak ada diposisinya. Oh, Pencuri telah masuk kamarku! Dia telah mengambil laptopku. Semua file tugas akhir ini terpaksa hilang bersama laptopku. Saya ingin benar-benar teriak. Tapi saya berdiam dan merenung untuk melakukan hal-hal yang penting saja, memohon rahmat dan belas kasihan Allah. Karena dua hari lagi, Berkas TA harus dikirimkan ke Bapak Ir. Putu Rudy Satiawan, Msc, penguji TA-ku dan juga Koordinator Tugas Akhir jurusan.

Ternyata Allah memang tidak pernah mendzolimi hambanya. Saat itu, aku dianugerahkan hidup di Karang Menjangan, Kosnya anak-anak Unair. Saat itu, UNAIR masih libur. Teman-temanku Frendika dan Suyanto, keduanya mahasiswa Hukum, berkenan meminjamkanku sebuah laptop dan sebuah printer. Selain itu, Alhamdulillah data-data update isi Tugas akhir terupdate masih ada di flash disk, dan hardcopy terakhir masih ditangan. Saya scan semua peta analisa yang telah dilakukan karena tidak banyak perubahan di hasil analisa peta, saya ketik ulang daftar pustaka dan beberapa lampiran karena tidak tersave di flash disk. Dan saya perbaharui isi TA dengan memasukkan masukan-masuka terakhir dari Bu Rima. Akhirnya, TA bisa selesai pada Sabtu Sore tanggal 7 Februari 2009, dan malemnya Pak Rudi menyetujui hasil TA ku. Alhamdulillah, rasa sedih kehilangan itu hilang dengan rasa syukur berakhirnya tugas akhirnya dengan benar-benar selesai di hari Senin tanggal 9 Februari 2009.

Mengingat tentang kisah raibnya laptop yang telah setia menemaniku selama 4.5 tahun, memberiku pemahaman lebih, bahwa benda itu sebenarnya hanya titipan. Bahwa semua yang bersama kita, bahkan nyawa kita pun adalah hanya titipan Allah, Tuhan setiap manusia. Dengan mengingat hal ini, kita semua sudah tidak lagi punya alasan untuk tidak menggunakan setiap titipanNya dengan sebaik-baiknya, termasuk menggunakan hidup, sisa-sisa nafas ini untuk manfaat terbaik.

Berhentinya suatu nafas, momen ketika Allah mengambil nyawa kita, pasti akan terjadi. Hal ini akan membersihkan yang lama dan menggantinya dengan yang baru. Semua hal, rasa bangga, rasa sedih, perasaan malu, prestasi akan hilang, hanya meniggalkan hal yang benar-benar penting yaitu, ilmu yang manfaat, shodaqoh jariyah, dan anak yang sholeh. Saat ini, kita yang baru lulus akan menjadi manusia yang baru, tapi suatu saat nanti tidak lama dari sekarang, kita, sahabat-sahabatku yang lulus saat ini akan menjadi tua secara bertahap dan akan juga hilang dari muka bumi. Saya mohon maaf, jika terlalu dramatis.

Waktu kita sangat terbatas, jadi jangan buang-buang waktu. Jangan terikat dengan dogma, yang menggantungkan penilaian berdasarkan penilaian orang lain. Jangan biarkan suara-suara bising luar menggangu suara hati nurani. Dan yang terpenting, berani untuk ikuti kata hati. Kadang-kadang hati nurani sudah lebih dahulu tahu apa yang sebenarnya kita cari. Yang lainnya tidaklah lebih penting.

***

Saya sempat menikmati kisah laskar pelangi. Saat itu saya cukup terpaku dengan nasihat kepala sekolah dasar Muhamadiyah Gantong. kepala sekolah tersebut mencintai agamanya dan generasi penerus walaupun dengan hidup yang serba terbatas. Suatu saat, Dia mengumpulkan murid-muridnya, dan dengan jelas dia menyebutkan nasihat yang sangat penting dengan mata dan wajah menghadap serius kepada si ikal, masa kecil Andrea Hirata. Jadilah orang yang banyak memberi, jangan jadi orang yang banyak menerima. Setelah nonton, rasa-rasanya saya merasa lebih bahagia dan tubuhku terasa lebih ringan, menemukan konsep hidup yang sangat bagus. Saya selalu beharap untuk diriku agar dapat seperti itu, banyak memberi dan tidak banyak menerima. Dan saat ini saya harapkan nasihat ini untuk sahabat-sahabatku.

Jadilah orang yang banyak memberi, jangan jadi orang yang banyak menerima.

Saya tutup artikel ini dengan doa dari rasulullah SAW yang sangat pas bagi siapa saja yang menuntut ilmu:

Ya Allah, Kami semua berlindung kepada mu dari ilmu yang tidak manfaat, dari hati yang tidak khusyuk, dari nafsu yang tidak pernah puas, dan dari doa yang tidak dikabulkan.

Amiin, ya Robbal ‘alamin

Mohon maaf atas segala perkataan yang kurang berkenan, terima kasih banyak semuanya.

Wassalaamu’alaikum Wa rohamtullah wa Barokatuh.

Fahmi Machda


Welcome to Making Sense 2.0. Blog Making Sense Versi ke 2.0 ini akan membahas lebih banyak hal-hal inspiratif yang aku alami. Semoga yang saya lakukan ini dapat memberi inspirasi dan manfaat pada semua pembaca blog ini. selamat membaca.

Welcome to Making Sense 2.0.

Blog Making Sense Versi ke 2.0 ini akan membahas lebih banyak hal-hal inspiratif yang penulis alami. Semoga yang saya lakukan ini dapat memberi inspirasi dan manfaat pada semuanya. Sebagai pembuka, penulis mensurvey minat sahabat-sahabat tentang kisah inspiratif, dengan pol berikut:

Saya Ucapkan Terima kasih banyak atas kontribusi anda!

Fahmi Machda


Here you are, my individual research of this semester. This Research, The Concept of Information System Based Urban Solid Waste Management With Zero Waste Vision, is discussing about modelling the information system that supports Urban Solid Waste Management. The Model is in Use Case UML Diagram. You can download the abstract of the research here. For more things related to the research, please contact me, fahmi.machda@gmail.com. I’ll be very happy to be your partner to make the concept realized or in any other research activities related to my field of interest*. I’m awaiting your comments and critics. thanks.

*My field of interest: Management Information System, Urban Management, Environment Management.


Konsep Manajemen Limbah Padat Kota Berbasis Sistem Informasi Dengan Visi Nol Sampah

Konsep Manajemen Limbah Padat Kota Berbasis Sistem Informasi Dengan Visi Nol Sampah

Miris benar hati ini, melihat kondisi Indonesia yang makin lama makin hancur lingkungannya. Minggu lalu dikabarkan oleh Metro TV, bahwa kadar Arsenik di Laut Malaka (Pantai Timur Sumatra) sudah mendekati kadar yang berbahaya. Perhatikan saja kasus Munir, yang dia tidak berdaya karena racun arsenik di jamuan terbangnya? hei sadar orang indonesia, calon-calon ikan yang akan kita makan juga ada di pantai timur sumatra! parahnya lagi, laut itu dicemari oleh kita orang indonesia. Memang benar-benar bangsa yang besar namun kelewatan. Padahal dengan lingkungan tersebutlah kita ini hidup. Kalau saja lingkungan itu rusak, maka kita juga yang rusak.

Kehancuran ini sebenarnya suatu hasil dari akumulasi tidak kemampuan untuk memanagement lingkungannya. tidak perlu melihat pantai timur sumatra. Lihat saja kota-kota metropolitan Indonesia, anda pastikan bahwa memang kesalahan memang berada pada manajemen lingkungan. Perhatikan fakta Tragedi TPA leuwigajah Bandung tahun (2005), Banjir Jakarta (2007), Banjir Jalan Tol Bandara Juanda (2008). Ya Ampun miris, hati ini menangis melihat Tragisnya lingkungan Indonesia.

Dari permasalahan urgen tersebut, Saya mencoba melakukan sebuah riset individu dengan bimbingan Ir. Sardjito MT (Kepala Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota ITS Surabaya, -terima kasih banyak pak-), Konsep Manajemen Limbah Padat Kota Berbasis Sistem Informasi dengan Visi Nol Sampah. Saya disini menggabungkan Model Manajemen Generasi ke – lima (knowledge creating management, http://www.entovation.com/innovation/knowinno.htm) dengan manajemen lingkungan ISO 14001 dan Visi Nol Sampah.

Saya, selaku penulis riset ini siap untuk menerima segala kritikan dan saran atau diskusi lebih lanjut untuk membuat Sistem Informasi Manajemen Limbah Padat Kota yang terimplementasi. Saya sediakan file riset PDF ini untuk dapat di download di sini. Untuk file lainnya yang berkaitan dengan riset ini (manajemen.kmz (Peta Google Earth) dan manajemen.svg (Diagram Use Case)) , dapat saya kirimkan lewat email, fahmi.machda@gmail.com. Jangan sungkan menghubungi email tersebut ya. Terima Kasih. Semoga riset ini bermanfaat untuk banyak ummat manusia.

Fahmi Machda

Mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota ITS angkatan 2004, dengan bidang penelitian: Sistem Informasi Manajemen, Manajemen Kota, Manajemen Lingkungan.


Betapa nikmatnya kita hidup di negara berkembang yang relatif aman di salah satu keluarga yang menjadi salah satu simpul dalam ummat islam ini. Rasa syukur yang menjadi semangat membangun keluarga yang kuat sudah lama dibangun oleh banyak orang dalam sejarah manusia. Diantaranya adalah warner brothers salah satu perusahaan perfilman amerika yang cukup mengakar pengaruhanya di dunia hiburan dunia. Atau kita lihat Sampurna, perusahaan rokok ini sudah sempat bertahan sampai generasi yang kesekian walau akhirnya industri rokok tersebut dijual ke philip moris, walaupun demikian keluarga Sampurna ini mensiasatinya dengan mendifersifikasi usahanya ke telekomunikasi, pendidikan, dll. Atau fenomena  Bakrie brothers, yang salah satu keluarganya menjadi orang terkaya di indonesia. Mereka adalah yang berhasil mensyukuri nikmat berkeluarga dengan suatu yang ril. Mereka semua membuktikan bahwa Kalau mensyukuri suatu nikmat, pasti Allah SWT akan menambah nikmat tersebut.

Contoh syukur keluarga tersebut membuktikan keberkahanya yang sangat hebat. Banyak orang hidup dari syukur mereka dari esensi berkeluarga tersebut.

Namun jika syukur itu lahir atau dirangcang untuk hal yang baik, maka kebaikan yang diterima pun lebih luar biasa. Wipro, yang merupakan miliki keluarga premji, yang sekaran di pimpin oleh generasi keduanya yaitu azim premji menjadi salah satu CEO paling berpengaruh di dunia, apa berkahnya? Dengan Wipro, India, utamanya pemerintahnya terpaksa tidak bisa korupsi dan banyak anak usia sekolah india terbantukan di bidang pendidikan dari yayasan yang dibangunnya. Dia pun sekarang menjadi orang paling terkaya namun sangat sederhana di negri india.

Atau grameen, di bangladesh. Muhammad Yunus berhasil membuat keluarga grameen. Walaupun grameen ini memang tidak ada sangkut pautnya dengan makna keluarga muhammad yunus dari arti sempit, namun dia berhasil membangun keluarga grameen yang secara esensi adalah luar biasa. Dia merasakan bahwa ibu-ibu negrinya harus bangkit. Kemiskinan bangladesh berkurang secara signifikan. Dia adalah muslim yang meraih nobel tahun 2006. Banyak contoh lain syukur nikmat atas keluarga ini, yaitu keluarga al saud penguasa di Arab Saudi, Bin Laden Corporation salah satu perusahaan paling berkapasitas di dunia dalam kontraktor porperti, dan bin dawoon, salah satu bisnis retail di arab saudi yang terkenal.

Maksud dari nikmat keluarga ini tidak sebatas hanya pada suatu keluarga dari sepasang orang tua dan beberapa anaknya, karena sesungguhnya satu keluarga adalah satu simpul yang membentuk ummat islam, dan kita ummat islam adalah bersaudara dan semua ummat manusia sekarang adalah ummat muhammad. Dan yang namanya ummat islam sudah diberitugas untuk menjadi kholifah dimuka bumi. Yang berarti kehancuran ummat islam adalah kehancuran dunia seluruhnya, dan kebaikan ummat ini adalah kebaikan bagi seluruh dunia juga. Perhatikan bagaimana kejayaan ummat islam di abad pertengahan? Seluruh penjuru dunia makmur! Dan eropa dan barat menjadi bangkit! Dan Bagaimana sekarang?

Ada dua hal yang menyebabkan suatu ummat atau keluraga dalam arti luas itu hancur, yaitu yang pertama, memang ada pihak yang sengaja ingin menghancurkannya atau orang-orang sholehnya lalai untuk mencegah dan memperbaikinya. Kedua hal ini adalah hal yang sangat penting untuk dipahami, bahwa orang-orang kuat dan hebat di suatu keluarga tidak boleh lalai sehingga kehancuran keluarga bisa dicegah atau jika sudah ada indikasinya, dapat diperbaiki. Ini adalah suatu hak. kita lihat nabi Ibrohim as: di saat Allah mengatakan bahwa kamu adalah pemimpin seluruh ummat manusia, maka diapun memohon agar keturunannya juga menjadi pemimpin seperti dia. Apa syaratnya, keturunan nabi ibrohim yang tidak lalai/aniyaya.

Perhatikan dialog Allah dengan nabi ibrohim QS albaqoroh (124): “Dan (ingatlah), ketika Ibrahim diuji Tuhannya dengan beberapa kalimat (perintah dan larangan), lalu Ibrahim menunaikannya. Allah berfirman: “Sesungguhnya Aku akan menjadikanmu imam bagi seluruh manusia”. Ibrahim berkata: “(Dan saya mohon juga) dari keturunanku”. Allah berfirman: “Janji-Ku (ini) tidak mengenai orang-orang yang “

Siapa orang yang ingin menghancurkan kita keluarga ummat islam? Mereka adalah yahudi atau yang berpolapikir dan bertindak layaknya orang yahudi, atau propaganda mereka.  QS Albaqoroh: (12) “Ingatlah, sesungguhnya mereka (Yahudi) itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar”.

Salah satu cara, suatu kelurga mensyukuri nikmat keluarga, adalah dengan mencita-citakan adanya orang dari keluarga tersebut dapat memimpin ummat ini (kearah yang lebih baik tentunya), yaitu ummat yang bertaqwa dan menjadi pemimpin bagi ummat tersebut. Dalam QS alfurqon (74): “Dan orang-orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa”.

Apa yang telah kita doakan diatas memberikan tanggung jawab besar untuk membuktikannya. Orang yang sudah mengatakan sesuatu maka dia akan dibenci oleh Allah jika akhlaqnya atau usahanya tidak sesuai dengan yang didoakannya. Perhatikan QS al-shof ayat 2 dan 3. “Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan.”

Jika kita semua berusaha, insya Allah, cinta Allah pada ummat ini juga pada keluarga ini akan bertambah. Karena sesungguhnya Allah mencintai ummat ini jika dia itu bagaikan Bangunan yang kokoh, satu sisi mengkokohkan sisi lainnya. Perhatikan al-shof ayat 4. “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.”

Aqiqah adalah salah satu bentuk syukur atas hadirnya salah satu pejuang baru di keluarga machda pada hari kebangkitan nasional, 20 Mei 2008, yaitu bagian dari keluarga Agus salim yang juga bagian dari keluarga  H. Ridwan, dan juga bagian dari keluarga ummat muslim dan ummat muhammad salla Allahu wa sallam di seluruh dunia. Kynan Adila Machda, Kynan adalah Raja diambil dari bahasa wales tempat perjuangan ayahnya, Adila Adalah Adil dari bahasa Agama kita dan Machda adalah nama kedua Kakeknya yang tercinta. semoga Allah mensukseskan kita semua di dunia dan akhirat. Wallahu a’lam. Mohon maaf atas segala kesalahan. (di Sampaikan di Machda Headquarter, Jl. CIkutra 181 Bandung Jawa Barat pada Tanggal 8 Juni 2008)